Sejarah Masjid Lautze 2

Pada Tahun 1991, sejumlah tokoh Islam yang berasal dari Muhammadiyah, NU, Al-Wasliyah, ICMI, KAHMI dan beberapa muslim keturunan Tionghoa, yang salah satunya adalah putra Haji Karim Oei Tjeng Hien, mendirikan Yayasan haji Abdulkarim Oei Tjeng Hien, disingkat Yayasan Haji Karim Oei atau YHKO. Tujuan yayasan ini salah satunya sebagai tempat informasi Islam kepada etnis Tionghoa. Yayasan ini terletak di Jalan Lautze 89, Pecinan, Jakarta. Tempat ini berfungsi pula sebagai masjid, hingga dikenal dengan sebutan Masjid Lautze.

Atas prakarsa beberapa tokoh dan muslim keturunan Tionghoa di Kota Bandung, tahun 1997 berdirilah perwakilan Yayasan Haji Karim Oei di Bandung. Tempat ini merangkap juga sebagai Masjid Lautze 2 yang berlokasi di Jalan Tamblong 27, Bandung. Ketika itu, lokasi kantor YHKO Bandung merangkap Masjid Lautze 2 Bandung masih menyewa lantai bawah sebuah ruko yang dulunya toko buku.

Sejarah Masjid Lautze 2

Sejarah Masjid Lautze 2

Baca Juga :

Sebagai pelaksana teknis untuk mengelola unit-unit dan program-program keIslaman dan mualaf di Bandung, dibentuk Lautze Management Center (LMC) pada tahun 2010. LMC bertanggung jawab secara langsung atas berbagai kegiatan YHKO Bandung, termasuk kegiatan di masjid Lautze 2 Bandung.

Sejarah Masjid Lautze 2

5.0
error: Content is protected !!